Behind the Scene – Seri Fabel Persahabatan (Hari-Hari Seru Dorothy)

Coba tebak, berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh Dorothy dari terciptanya ia sebagai karakter hingga terbit menjadi buku? Satu tahun? Yang jawab ini pasti belum pernah bikin picture book. Dua tahun? Hhm…ada sih buku yang bernasib baik dan bisa terbit dalam dua tahun. Sayangnya ini bukan takdir Dorothy. ..Tiga tahun? Empat tahun? Bukan, tebakan salah. Jadi berapa tahun? Jawabannya 8 tahun. Iya, d e l a p a n! Mulai dari jaman si Kakak masih Playgroup sampai sekarang sudah kelas 6 SD. Glek! Apa saja yang dilakukan Dorothy selama itu?

Dorothy 8- JPEG crop

Penemuan Karakter

Dorothy itu bukan diciptakan, tapi ditemukan saat saya dan si Kakak sedang berkhayal bareng-bareng sehabis berkunjung ke Taman Safari Cisarua tahun 2009. Di taman itu, Emak dan Kakak berjumpa berang-berang alias otter yang lagi berenang. Si Kakak yang masih dua tahun exciting melihat berang-berang yang menurutnya “lucu” sedangkan emaknya kegelian karena itu berang-berang mirip banget tikus raksasa. Jadi begini kurang lebih dialog penciptaan karakter antara Si Kakak (K) dan Emak (E)

K : there’s an otter named Dorothy. She is pink and cute!

E : Dorothy lives near a pond with mommy, daddy and friends.

K : Nora the bee who loves to sing and play the violin

E : Andy the genius turtle who likes to invent all the unnecessary things…

K : Charlie the…

Dan seterusnya dan selanjutnya sampai tercipta the whole pack of interesting characters yang siap dimainkan dalam seting telaga khayalan Kakak dan Emak.

18096184_665579616983390_7320348744703016960_n(1)

Daftar lengkap karakter beserta perilaku spesialnya masing-masing akan saya tuliskan dalam posting terpisah.

Ini dia postingan tentang “Behind the Characters – Hari-Hari Seru Dorothy” 

Tema Cerita

Tema kisah ini simple. Tentang Dorothy, si berang-berang merah jambu dan teman-temannya . Bagaimana Dorothy menjalani hari-harinya, memaknai hidupnya bersama keluarga, berkembang dan bersenang-senang dengan teman-temannya. Tema cerita ini jelas tercermin dari judul-judulnya kan? (Ayo Mencari Teman!, Arti Sebuah Keluarga, Apakah Warna Cinta?, Apakah Cita-Citamu?, Bakat Istimewaku, Bagaimana Perasaanmu Hari Ini? Kegiatan Seru Dalam Seminggu, Kendaraan Apa Itu?)

Walaupun simple, semua cerita harus relate dengan kehidupan anak-anak, sehingga anak-anak bisa merasa terkoneksi dengan karakter Dorothy dan teman-temannya.

Proses penulisan

Proses penulisan lancar. Tidak ada kendala kekurangan ide. Permasalahan yang saya hadapi hanya soal diksi yang cukup menantang karena saya menulis cerita ini dalam 2 bahasa Inggris dan Indonesia dan dua-duanya saya buat berima. Jadi saya harus sering-sering nguplek-uplek kamus, baik kamus Indonesia maupun Inggris dan ngubek-ngubek resource online macam rimakata.com atau rhymer.com. Dalam pemulisan rima-rima ini si Kakak tidak membantu sama sekali malah seringan bikin pusing emaknya karena selalu ada saja kelakuan Dorothy yang diciptakannya yang bikin emaknya harus cari kosakata baru.

Seperti ini kira-kira bentuk rimanya:

Dari yang simple macam…

Hi”, says a merry bee, “I am Nora, who are you?”

“Hi, I am Dorothy; I am looking for a friend now.”

“That’s good”, says Nora, “do you want to see what I do?

I sing and  and play violin too, you know.”

“Hai”, kata seekor lebah periang, “Aku Nora, siapa kau?”

“Hai, aku Dorothy, saat ini aku sedang mencari teman”

“Bagus!” kata Nora,”maukah kau lihat apa yang kukerjakan?

Aku bernyanyi dan bermain biola juga, kau tahu.”

(Cuplikan versi Bahasa Indonesia dapat dilihat dalam Buku Dorothy : Ayo Mencari Teman!

Ayo Mencari Teman

 

HIngga yang ruwet seperti ini :

“How about cousin Han, Dad?” Dorothy wonders.

“I hear that she was adopted”.

“Dorothy, It doesn’t mean that she’s not a real daughter,

her parent’s love for her had never been corrupted.”

“Ayah bagaimana dengan sepupuku Si Han?”

“Katanya ia diadopsi oleh orang tuanya yang sekarang”,

“Dorothy, tidak berarti ia bukan anak sungguhan,

cinta orantuanya padanya tak pernah berkurang”

(Cuplikan versi bahasa Indonesia dapat dilihat dalam buku Dorothy : Arti Sebuah Keluarga)

Arti Sebuah Keluarga

Proses penulisan sangat kocak dan penuh drama (serius : drama beneran alias aksi teater) karena sambil menulis, Emak dan Kakak seringkali memainkan sandiwara tentang Dorothy dan teman-temannya. Si Kakak jadi Dorothy dan si Emak jadi… (gak tega ngomongnya. Lihat saja karakter dalam buku Dorothy dan tebak saya jadi siapa).

Singkat cerita proses penulisan selesai dan naskah ini pun menuju penerbitan.

Menemukan Penerbit

Tahun 2010, beberapa bulan setelah naskah dikirimkan, sebuah penerbit besar yang saat itu gencar menerbitkan buku anak-anak setuju untuk menerbitkan naskah ini. Namun dua tahun berlalu tidak ada kemajuan dalam proses penerbitannya, padahal kontrak penerbitannya sudah ada. Ternyata kondisi perbukuan terutama buku anak-anak yang sedang lesu di tahun 2012 menyebabkan penerbit itu mengambil kebijakan untuk menghentikan penerbitan judul baru buku anak-anak untuk sementara.  Akibatnya naskah Dorothy pun tidak jadi terbit. Dengan baik-baik, penerbit itu mengembalikan naskah dan memperbolehkan saya untuk menawarkan kembali naskah ke penerbit lain.

Sempat terlupakan selama satu tahun, akhirnya saya coba kirimkan naskah itu ke Penerbit BIP (Bhuana Ilmu Populer) dan ternyata di-acc. Yeay! Tahun itu : 2013. Cerita Dorothy yang pada mulanya  dibuat dalam  dua bahasa berima sambil berdarah-darah akhirnya menjadi satu bahasa saja. Jadi demi kebaikan si buku itu nantinya, rima njelimet dalam bahasa Inggris terpaksa dibuang. Ihiks!

Menemukan Ilustkrator

Sepertinya langkah Dorothy akan lancar setelah itu. Tetapi ternyata salah besar karena perjalanan mencari ilustrator tidak mudah. Dorothy sempat ditangani oleh 3 (baca : tiga, tiga ya…tiga) ilustrator yang berbeda. Ilustrator yang pertama mengundurkan diri, padahal sudah sampai ke tahap coloring. Ilustrator kedua juga mundur, setelah setengah jalan. Sebenarnya apa salah Dorothy? Saya juga heran. Tetapi untung Dorothy akhirnya bertemu dengan Mas Alvin Adhi. Alvin berhasil mewujudkan karakter Dorothy yang kece dan setia kawan. Proses ilustrasi jilid tiga berlangsung lancar jaya dan cepat. Hore! Untuk yang ingin melihat portfolio Mas Alvin Adhi lainnya bisa berkunjung ke instagramnya @alvin_adhi

Dorothy

Akhirnya jadi buku

Dorothy akhirnya bisa menjadi buku pada tanggal 10 Juli tahun 2017. Delapan tahun sejak ia diciptakan. Waktu saya menceritakan kabar gembira ini pada si Kakak, dengan tampang lempeng dan nada datar  si Kakak (yang saat ini sudah berusia sepuluh tahun) hanya menjawab singkat: Hmm.. Dorothy who? *gubrak*

Walaupun si Kakak sudah lupa, semoga saja Dorothy dan cerita hari-harinya yang seru bisa menceriakan hari anak-anak Indonesia.

Selamat membaca!

Cek judul-judul lengkap Cerita Dorothy di sini  atau klik judul-judul di bawah :

  1. Ayo Mencari Teman!
  2. Arti Sebuah Keluarga
  3. Apakah Warna Cinta?
  4. Apakah Cita-Citamu?
  5. Bagaimana Perasaanmu Hari ini?
  6. Kegiatan Seru Dalam Seminggu 
  7. Bakat Istimewaku!
  8. Kendaraan Apa Itu?

Beli Buku Hari-Hari Seru Dorothy di SINI

 

Iklan