Resep Untuk Acara Dongeng Seru!

Oke, saya mau sharing hal-hal yang saya lakukan saat menciptakan acara dongeng. Saya ambil contoh acara dongeng yang saya lakukan bulan October 2015 lalu saat mengisi acara Sekolah Minggu di Lingkungan Santa Lidwina. Walaupun untuk sekolah minggu, trust me – metodenya universal, bisa dilakukan untuk kesempatan-kesempatan lain as well.

So, ini dia recipe untuk acara membaca dongeng yang seru:

Ingredients:

  • Buku yang asyik untuk dibacakan. In this case, karena judulnya adalah “Sekolah Minggu”. saya memilih buku Mukjizat dalam Kitab Suci jilid 1. Judul cerita : Mujizat Air Menjadi Anggur

mukjizat 1

  • Ruangan yang memadai dan yang penting enggak akan roboh karena teriakan anak-anak.
  • Hadiah alias gimmick murmer yang banyak sebagai hadiah kuis supaya anak-anak semangat
  • Topi Cowboy dan…
  • Boneka Apple Jack punya si Kakak untuk menambah kepedean (tolong lihat si Apple Jack – boneka kuning orange dengan si pendongeng, maksa kan miripnya?)

Method

Enggak perlu latihan vokal yang penting siapkan sound effect yang banyak, yang heboh dan kalau perlu ciptakan sound effect yang enggak hanya memaksa anak-anak ikut ‘bersuara’ tetapi juga bergerak.

Pertama bangun  suasana dulu, nyanyi dulu keg, joged keg, disco keg, terserah, yang penting atmosfernya menyenangkan. Lalu setelah anak-anak relax dan lepas, utarakan niatmu sebagai pendongeng. Katakan yang sejujurnya, kalau sebentar lagi akan ada cerita seru yang dibacakan, minta tolong anak-anak untuk memperhatikan, dan ajari mereka untuk membuat sound effect. Jangan lupa berikan harapan bahwa bagi yang paling seru sound effectnya, yang paling benar memahami cerita, yang paling menyimak, akan ada hadiah di akhir acara.

Lalu, baca bukunya. Kata-kata yang diucapkan enggak perlu persis banget sama yang di buku. Yang penting ceritanya benar. Kata kuncinya : improvisasi – improvisasi – improvisasi. Manfaatkan setiap bahasa tubuh para pendengar, setiap reaksi mereka. You’ll get used to it setelah satu dua menit berlalu.

Sudahi dengan heboh, dengan satu gerakan dasyat. Dengan  sound effect terakhir yang lucu (pokoknya gitu deh).

Terakhir, buat kuis.

Oke demikian saja. Singkat. Dan sebenarnya saya juga enggak ahli-ahli banget, pengalaman mendongeng juga baru secuplik. Ini adalah guideline from idiots, no, I mean from dummies to dummies 🙂 alias dari pemula untuk…ya untuk siapa saja yang mau percaya dan mengikuti cara ini. Goodluck! Resiko tanggung sendiri, okeh.

Dongeng 1Rangkaian foto kegiatan mendongeng 14 October 2015 (*tolong abaikan sapu yang nongol-nongol di pojokan)

Iklan