Fabel Kasih Sayang – Behind the Scene

Seperti halnya semua buku yang saya tulis, saya selalu share kisah behind the scene-nya. Tidak terkecuali buku ini, walaupun agak terlambat karena saya baru punya waktu sekarang. Oke, step by step kisah penciptaan buku ini adalah…

Mendapat durian runtuh…

Jadi saat itu di bulan September tahun 2014,  waktu itu saya sedang bingung menentukan ending untuk salah satu naskah misteri, dan di tengah kegalauan muncul email tak diduga-duga dari Kak Agnes Bemoe. Memangnya siapa (yang gak kenal) Kak Agnes? Well, well, Kak Agnes adalah salah satu well-known penulis cerita anak sekaligus pengarang favoritku. Oiya untuk tahu lebih jauh tentang Kak Agnes dan karya-karyanya, silakan klik di sini.

Nah, email itu ternyata berisi tawaran untuk menulis bareng. Alkisah Kak Agnes sedang menyelesaikan Kumpulan Cerita dengan tema kasih sayang induk hewan terhadap anaknya. Karena satu dan lain hal Kak Agnes meminta saya untuk melengkapi 8 cerita lagi dari buku tersebut. Reaksi saya :wow! really? me? hmmm…ok!

Tentu saya tidak menolak kesempatan langka ini, walaupun sebenarnya ketar-ketir juga dengan deadline naskah lain. Satu alasan lagi : tema buku ini menarik dan brilliant. Baiklah karena tawaran sudah diterima maka langkah selanjutnya adalah…

Riset dan menulis

Yes, karena temanya adalah kasih sayang induk hewan maka saya harus mencari informasi gaya parenting para hewan di jagad raya yang:

  • menyentuh
  • punya value yang relevan dengan kehidupan manusia terutama mahluk-mahluk kecil calon pembaca yang disebut :anak-anak.
  • lucu, lucu, lucu.

Kategori parenting style kaum binatang yang saya coret dari daftar adalah yang:

  • tegaan : misal mama binatang yang meninggalkan anaknya dengan sengaja supaya cari makan sendiri.
  • kejam, misal habis lahir langsung dimakan sama sodaranya (hyiii)
  • nyleneh : misal ninggalin telur di sarang burung lain biar yang merawat burung lain saja (oh my..)
  • etc, dll, dsb (pokoknya kategori yang  enggak banget lah)

Dari hasil riset malam-malam (tidak mungkin siang, karena siang saya tenggelam dalam kesibukan lain), ketemulah 8 jenis bintang yang lucu, menyentuh, dan punya kadar kasih sayang tinggi.

Apa saja?

Mereka adalah….baca saja sendiri bukunya oke. Tapi saya kasih bocoran, jenis hewan yang paling saya suka adalah: mama elang yang unik dan mama angsa yang antik 🙂 🙂 Mereka juga lucu. Tetapi selain dua itu ada yang lain juga yang menyentuh seperti kisah si Mama Orang Utan atau anak-anak hewan bandel yang mau main kabur-kaburan dari sang Mama.

Editing

Setelah selesai tulis dan edit, naskah saya serahkan ke Kak Agnes dan Mas Didit sang editor. Beberapa revisi harus dilakukan terutama mengenai PoV alias Point of View alias sudut pandang beberapa cerita yang kurang cocok dengan keseluruhan tema. Setelah revisi selesai saia tinggal duduk anteng menunggu proses ilustrasi selesai.

Selang beberapa bulan buku akhirnya terbit. Dan sayapun semaput girang.

Allright, semoga buku ini disukai anak-anak dan dicintai para Mommy. Enjoy the book!

 

Iklan