Dari Seminar Nasional Apa Kata Perempuan Peneliti Sastra Anak : Buku-Buku Pilihan

Masih melanjutkan tulisan terdahulu tentang oleh-oleh dari Seminar Satra Anak Nasional : Apa Kata Perempuan Peneliti Sastra Anak yang diselenggarakan oleh KPBA, dibawah ini adalah daftar buku anak pilihan yang direkomendasikan dalam makalah yang dibawakan oleh Dr. Murti Bunanta : “Buku Bacaan Anak Pilihan : Dilihat dari Isi, Penyajian, Bahasa, Ilustrasi dan Penggunaan serta Kegunaan”

NOVEL

Mata di Tanah Melus – Okky Madasari, GPU, 2018

Buku ini bercerita tentang petualangan seorang ibu dan anak perempuannya di sebuah negeri di Nusa Tenggara TImur. “A must read book”, begitu predikat untuk buku ini karena penggambarannya mengenai kebhinekaan adat dan budaya Indonesia yang tanpa basa-basi klise

Beberapa judul dari Seri Misteri Favorit – Yovita Siswati, Kiddo KPG, 2014 s/d 2018

Mengutip isi makalah, buku-buku ini dikatakan juga sebagai “another must read book” mengingat isinya yang lengkap, dibuat dengan penelitian yang cukup, diberi informasi dengan peta, denah dan berlatarkan sejarah.

Baca juga : Daftar Lengkap Novel Seri Misteri Favorit Karya Yovita Siswati

Buku Sastra

Novel Mata di Tanah Melus dan Seri Misteri Favorit disebut “… mencerahkan pembacanya bahwa Indonesia adalah masyarakat yang beragam dalam adat dan sejarahnya…”

Anak Rantau

Anak Rantau- A. Fuadi, PT Falcon, 2017

Buku ini menceritakan tentang petualangan seorang anak yang merasa “dibuang” oleh ayahnya setelah ditinggal di kampung halaman untuk bersekolah. Tema sentral buku ini adalah tentang persoalan keluarga dalam latar belakang budaya Minang yang sangata kental.

NON FIKSI

Dari kiri ke kanan :

  1. Seri Budaya Unik Potret Negeriku, Bobo, 2014
  2. Seri Tempat Menarik Potret Negeriku, Bobo, 2014
  3. Amfibi Binatang Dua Dunia- Mei Rini , Qurita, 2014
  4. Si Penggemar Lampu – Mia Yuniarti. Bestari Kids, 2012

Ada beberapa catatan kecil tentang buku-buku di atas tentang huruf yang terlalu kecil untuk seri Potret Negeriku dan ilustrasi untuk cerita Amfibi, Binatang Dua Dunia yang sebenarnya bisa memanfaatkan imaginasi budaya Indonesia.

BUKU KARYA ANAK DAN REMAJA

  1. Legenda Pulau Misterius – Haltazhar Attaya Malik, Bitread, 2017
  2. Jamur Ajaib – Keira Najmi Aziza, Bitriead, 2017

Kedua buku ini dinilai memiliki gagasan berbeda dan alternatif segar akan bacaan anak bergenre fantasi dan petualangan detektif.

BUKU CERITA BERGAMBAR

Haatchim! Bit Bersin, Wrini Harlindi, Tiga Ananda, 2017

Tema buku adalah tentang perundungan (bullying) yang disampaikan dengan halus dan seru! Seru karena buku ini selain asyik untuk dibaca nyaring (read aloud), juga bisa dimainkan (play with story), diperagakan (act out) dan didiskusikan (story discussion).  Misal, anak-anak pembaca diminta membuat bunyi bersin masing-masing, anak-anak diminta berperan sesuai jalan cerita, dan sejenisnya.

Aku yang Menang, Naning Chandra, Tiga Ananda, 2016

Buku ini bercerita tanpa mengguruti tentang sifat rendah hanti dan tidak sombong.

Seri Titi Kelinci, Agnes Bemoe, Tiga Ananda, 2017 (Titi Bermain Lompat Tali, Titi Pemberani, Membantu Lulu)

Kak Agnes Bemoe mendapatkan pujian sebagai penulis berbakat yang mampu menulis berbagai genre dengan baik.

Ollie si Penakut dan Rori si Pelupa, Susan Monalusia, Erlangga For Kids, 2017)

Dua cerita ini menarik, lucu dan penuh teka-teki. Selain itu ilustrasinya pun “bicara” memberi hidup di luar kemampuan text. Anak-anak diajak untuk bertanya-tanya sepanjang cerita mahluk apakah itu Rori dan Olli.

BUKU BERILUSTRASI KUMPULAN CERITA

  1. Ring of Fire, Agnes Bemoe, GPU, 2017
  2. Cerita Anak Nusantara, Kitty Felicia Ramadhani, GPU, 2014
  3. Princess Noura Jelajah Istana Fantasi, Dian Meliantari, Dar! Mizan, 2011
  4. Pricess Daiyu dan 24 Kisah Princess China lainnya, Dian Meliantari, Dar! Mizan, 2010
  5. Ahmad dan Domba Kecilnya dan Gadis Kecil Penjaga Bintang, Wikan Satriati, 2016

Buku “Ring of Fire” bercerita tentang bencana alam yang terjadi di Indonesia, dipuji karena penggunaan onomatope yang beragam dan diambil dari  Indonesia.

Cerita dalam buku “Cerita Anak Nusantara”, baik text dan ilustrasi sangat mengesankan, menggabungkan antara fantasi dengan budaya dan adat istiadat indonesia yang sangat plural.  Sementara itu kedua buku Princess terbitan DAR! Mizan bercerita tentang karakter princess yang pemberani secara kreatif karena menggunakan nama-nama latin untuk binatang laut.

Dua judul terakhir karangan Mbak Wikan, dari ilustrasinya saja sudah terlihat sangat artistik. Buku ini berisi beberapa kutipan atau doa dalam ajaran agama Islam, namun demikian isinya cukup netral dan dapat dibaca siapa saja.

Demikian secara singkat, daftar buku yang direkomendasikan dalam Seminar Nasional Sastra Anak yang diselenggarakan KPBA. Mudah-mudahan memberi pencerahan bagi yang ingin mencari bacaan anak yang bermutu.  Sebagai buku-buku ‘recomended’ tentu saja buku-buku di atas layak dikoleksi. Selamat berburu (untuk yang belum punya).

Baca juga : Dari Seminar Nasional Apa Kata Perempuan Peneliti Sastra Anak : Menulislah Tentang Indonesia

Iklan
Ditandai sebagai: